Hukum dan kriminal

Personel Dishub Makassar Dianiaya Saat Mengatur Lalu Lintas

×

Personel Dishub Makassar Dianiaya Saat Mengatur Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini
Personel Dishub Makassar Dianiaya Saat Mengatur Lalu Lintas
Kantor Dishub Makassar

Gerbangsulsel.com – Personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar dianiaya di jalan Urip Sumoharjo, saat bertugas mengatur lalu lintas.

Personel Dishub Bidang Lalin inisial S diduga dianiaya oleh seorang pria bernama hardes dan terkena pukulan keras pada bagian rahang akibatnya rahangnya bergeser dari posisinya.

Selesai memukul pria tersebut pulang menuju rumahnya dibelakang mall nipah lalu diikuti oleh personel dishub lainnya, kata rekannya inisial K.

Ingin menanyakan kenapa rekannya tiba-tiba dianiaya namun belum sampai dirumah pelaku, mereka dihalau dengan sebuah besi panjang sehingga rekan personel dishub mundur dan langsung menuju polsek panakukang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Dua anggota polsek panakukang langsung menuju rumah pelaku tetapi pelaku sudah tidak ada ditempat.

Sementara Kabid TPAI Dishub Kota Makassar, Irwan saat di konfirmasi rekan media gerbangsulsel.com, minggu 8/03/2026, membenarkan kejadian penganiayaan terhadap personel dishub tersebut.

Kejadian ini terjadi saat tim bidang TPAI Kota Makassar melakukan penindakan penggembokan, pelaku sering mengamuk dan mengejar personel saat dibeberapa titik lokasi, kata irwan.

Ketika tim dishub kota makassar lagi penindakan di ujung jalan A. Pettarani bulan lalu, pelaku mengamuk dan di dalam parkiran kantor samsat mengancam personel dishub.

“Saya hardes mudah-mudahan kita tidak ketemu di urip sumoharjo”, ungkapnya
dalam video tersebut.

Lanjut kata Irwan, pelaku buktikan ancamannya pada hari jumat 6/03/2026, di jalan Urip Sumoharjo depan AAS buiding, tiba-tiba pelaku menganiaya personel dishub bidang lalin yang lagi bertugas mengatur lalu lintas.

Karena polisi dari polsek panakukang tidak menemukan pelaku, rekan-rekan personel dishub lainnya terus mencari keberadaannya.

“Sesuai info dari warga akhirnya pelaku ditemukan bersembunyi di sungai lalu digotong oleh beberapa personel dishub ke mobil dan dibawa menuju polrestabes makassar”, tutup kabid irwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *